Eva Pebrianty Purnama (41615010061)
Fera Fitria (41615010052)
TERMOKIMIA
Ialah cabang
kimia yang berhubungan dengan hubungan timbal balik panas dengan reaksi kimia
atau dengan perubahan keadaan fisika.Secara
umum,termokimia ialah penerapan termodinamika untuk kimia.Termokimia
digunakan memperikirakan perubahan energi yang terjadi dalam proses proses
berikut:
- Reaksi kimia
- Perubahan fase
- Pembentukan larutan
§ Energi entalpi (U)
§ Entalpi (H)
§ Entropi (s)
§ Energi bebas gibbs (G)
TERMOKIMIA:
· Hukum termodinamika
· Reaksi eksotern dan endotrn
· Sistem dan lingkungan
· Entalpi reaksi
· Kalorimeter
· Hukum hess
· Entalpi reaksi berdasarkan data
perubahan
· Energi ikatan
Energy entalpi
- Entalpi pembentukan
standar
-Entalpi penguraian
standar
-Entalpi pembakaran
standar
-Entalpi perlarutan
standar
HUKUM TERMOKIMIA
Asas kekekalan energi
menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan tetapi energi
tidak apat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain. Jumlah energi yang
dimiliki sistem dinyatakan dengan energi dalam (E). Jika sistem menyerap
kalor,maka E>0 sedangkan jika sistem membebaskan kalor,E>0. Hubungan antara energi
dalam.kalor dan keda dirumuskan dalam hukum termodinamika.
E=q+w
Keterangan:
E=perubahan energi dalam
q=jumlah kalor yang diserap atau dilepas
sistem
q=+ jika sistem menyerap/menerima kalor
q=-jumlah sistem melepaskan kalor
w=jumlah kalor yang diterima/dilakukan sistem
w=+ jika sistem menerima kerja
w=- jika sistem melakukan kerja
Sistem adalah sejumlah
zat atau campuran yang di pelajari sifat-sifat dan perilakunya ( bagian dari
alam yang sedang jadi pusat perhatian). Interaksi antara sistem
dan lingkungan dapat berupa pertukaran materi dan energi. Reaksi eksotern dan
endotrn
REAKSI EKSOTERN:
ü Energi panas/kalor pindah dari sistem
kelingkungan.
ü Perubahan entalpi = H < 0
ü Reaksinya melepas dan umumnya
berlangsung spontan.
ü Terjadi penurunan entalpi.
REAKSI ENDOTRN:
-Energi panas/kalor pindah dari lingkungan ke sistem
-Energi panas/kalor pindah dari lingkungan ke sistem
-Perubahan entalpi = H > 0
-Reaksinya menyerap kalor dan umunya
tidak berlangsung spontan.
-Terjadi kenaikan
entalpi.
Perubahan entalpi
Entalpi = H = kalor
reaksi padatekanan tetap = Qp perubahan entalpi adalah perubahan energi yang
menyertai peristiwa perubahan kimia pada tekanan tetap.
Pemutusan ikatan
membutuhkan energi ( endotern )
contoh: H2- 2H – a kj ; DH= +akJ
Pembentukan ikatan
memberikan energi (eksotern)
contoh: 2H- H2+a kj;DH =-a kj
HUKUM HESS
Hukum ini diajukan oleh
germain hess,menyatakan bahwa entalphi realsi (H) hanya tergantung pada keadaan
awal reaksi dan hasil reaksi dan tidak bergantung bpada jalannya reaksi. Jika suatu reaksi merupakn aljabar dari
dua atau lebih reaksi,maka perubahan entalphi(H)atau kalor reaksinya juga
merupakan penjumlahan aljabar dari(H) yang menyertai reaksi. Berdasarkan persamaan reaksi gas karbon diokssida dapat terbentuk
melalui dua tahap,yang pertama pembentukan karbonmonoksida dari unsur-unsurnya
dan dilanjutkan dengan oksidasi dan karbonmonoksida menjadi karbondioksida.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar